Breaking News
Home >> Berita Umum LDII >> Satgas Merah Putih Selamatkan MV Sinar Kudus

Satgas Merah Putih Selamatkan MV Sinar Kudus

Kapal MV Sinar Kudus

Bukti Keberhasilan Satgas Merah Putih Dalam Pembebasan MV Sinar Kudus dari Perompak Somalia

Alhamdulillah Satuan Tugas Merah Putih, yang terdiri dari 3 (tiga) KRI (Kapal Perang Republik Indonesia), yaitu KRI. Abdul Halim Perdanakusuma, KRI Yos Sudarso, dan KRI Banjarmasin sebagai Duta Samodra telah tiba di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, mereka telah berhasil menyelamatkan MV. Sinar Kudus dengan 20 ABK nya (Anak Buah Kapal) yang disandera oleh Perompak Somalia, di perairan laut Somalia.

Kedatangan Satgas Merah Putih langsung disambut oleh bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang didampingi oleh Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, dan beberapa Menteri, pada hari Minggu tanggal 22 Mei 2011 yang lalu.

Pasukan Khusus yang terdiri dari 480 Personel Satuan Tugas, 488 Personel Pasukan Kekuatan, 15 Personel dari Satuan Tugas intelijen gabungan Badan Intelijen Negara dan TNI, serta 16 Pasukan Penerbang, dikirim ke perairan Somalia pada Maret dan April lalu.
Presiden Yudhoyono mengaku lega bisa membeberkan pengiriman Satuan Tugas Merah Putih,  ia sudah sekian lama harus bungkam soal misi tersebut. “Tidak mungkin saya bilang sudah dikirim seminggu lalu, posisinya di sini, sama saja dengan s etor nyawa,” dia menuturkan.

Satuan Tugas Merah Putih yang dibentuk untuk pembebasan awak Kapal Kargo MV. Sinar Kudus dari perompak di perairan Somalia dinilai berhasil melakukan misinya. Mereka ternyata mendapat tiga TugasPokok yang harus dilakukan Satgas dengan 999 personil gabungan TNI dan BIN tersebut.

” Tugas pokok pertama, menyelamatkan 20 warga Indonesia” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam upacara penyambutan Satuan Tugas tersebut di Dermaga Komando Lintas Laut Militer Tanjung Priok, Ahad 22 Mei 2011.

Presiden mengatakan, dalam berbagai operasi pembebasan yang dilakukan negara lain, banyak warga mereka yang tidak selamat. Termasuk diantaranya, negara adidaya seperti Amerika Serikat, ternyata tidak mampu menyelamatkan nyawa warganya dari ancaman perompak.

” Tugas kedua itu adalah membawa kembali MV. Sinar Kudus ke Indonesia, atau mengawal kapal kargo itu ke tujuan semula, Eropa”.

Tugas ketiga, kata Yudhoyono, setelah warga negara Indonesia selamat, mengejar para pembajak. “Kalau perlu, sampai garis pantai Somalia,” ucapnya. “Ketiganya dirumuskan menjadi misi Satgas, Selebihnya adalah sejarah,”

Yudhoyono memuji langkah sejumlah perwira yang turun saat mengejar empat perompak di akhir drama penyanderaan Sinar Kudus.

Alhamdulillah marilah kita ikut  bersyukur karena semua itu tidak lain adalah  Pertolongan dan Petunjuk Alloh SWT, atas keberhasilan operasi Satgas Merah Putih tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>