Home >> Berita LDII Surabaya >> Ratusan Aktifis Keagamaan Akan Hijaukan Pamurbaya

Ratusan Aktifis Keagamaan Akan Hijaukan Pamurbaya

KELANA KOTA
23 November 2013, 17:29:12 | Laporan Teguh Ardi Srianto

Ratusan aktifis keagamaan dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) akan menghijaukan kawasan Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) dengan tanam seribu mangrove.

Aksi massal ini dilakukan, sebagai bentuk kepedulian para pengurus ormas keagamaan dengan kondisi pesisir Surabaya yang sudah rusak, khususnya di Kawasan Pantai Timur Surabaya.

Widi Yunani Humas Kegiatan itu mengatakan, rencanany penanaman akan dilakukan di sekitar Wonorejo, Rungkut. “Kita pilih lokasi itu karena Wonorejo masuk dalam wilayah konservasi mangrove. Selain itu kawasan itu juga rentan terjadi abrasi,” jelasnya, Sabtu (23/11/2013).

Ditambahkan Widi, untuk mengantisipasi abrasi yang terus terjadi, panitia pelaksana juga memilih jenis mangrove yang punya akar kuat untuk ditanam sehingga tidak mudah mati kalau kena ombak. “Kita sengaja pilih jenis rhizopora, karena memiliki akar yang kuat untuk menahan ombak,” papar Widi.

Sementara Ratno Ketua Kelompok Tani Trunodjoyo, di Wonorejo mengatakan, percuma saja penanaman dilakukan banyak pihak, kalau tidak dirawat. Menurut Ratno, sudah ratusan kali penanaman di lakukan di Wonorejo tapi tidak pernah ada hasilnya. “Semua hanya ceremonial, tidak serius menanamnya, karena banyak mangrove sesudah ditanam pagi, malamnya sudah larut ke laut kena ombak,” terangnya.

Kalau memang masyarakat dan Pemkot Surabaya serius melakukan penanaman di Wonorejo, harus diimbangi dengan pengawasan dan penanaman ulang atau penyulaman, setiap kali ada bibit yang mati sesudah ditanam. “Sayang sekali kalau uang untuk beli bibit dibuang percuma tanpa hasil, dampaknya untuk kami para nelayan dan petambak di Wonorejo, nyaris tidak ada sama sekali,” sambungnya.

Dijelaskan Ratno, kalau kondisi mangrove di Wonorejo membaik, maka para nelayan dan petambak tidak akan kesulitan mencari ikan, karena mangrove merupakan rumah untuk ikan dan kepiting juga satwa lain yang hidup bergantung dengan kondisi mangrove.

Dari data para aktifis lingkungan di Surabaya, jumlah luasan mangrove yang ditanam di kawasan Wonorejo, sampai sekarang tidak pernah bertambah, meski kegiatan penanaman mangrove dilakukan berkali-kali. Kondisi itu terjadi, karena reklamasi di Wonorejo juga terus berjalan, dan tidak ada keseriusan dan ketegasan dari Pemkot Surabaya, untuk menindak para pelaku perusakan mangrove. (tas/wak)

Editor: Wakhid Muqodam

Sumber : http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2013/127452-Ratusan-Aktifis-Keagamaan-Akan-Hijaukan-Pamurbaya

Other articles you might like;

Check Also

Ki-ka : Ketua MUI Kenjeran K.H Abdul Manan, Ketua PC LDII Kenjeran Agus Jatmiko, Sekretaris PC LDII Kenjeran Rachmat Cahyono.

Silaturahim PC LDII Kenjeran dengan Ketua MUI

Pengurus PC LDII Kenjeran melakukan silaturahim dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kenjeran di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *