Home >> Berita Umum LDII >> Puncak Acara Gerakan Penghijauan LDII 2011
Sambutan dari MUI Jatim KH. Abdusshomad Bukhori

Puncak Acara Gerakan Penghijauan LDII 2011

Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos

Awal November lalu, DPD LDII kota Surabaya telah mengadakan aksi bersih-bersih sungai yang melibatkan kurang lebih 500 warganya untuk terjun langsung membersihkan sungai-sungai di  gerbang kota Surabaya.  Dan aksi lanjutan di beberapa kota besar di Jawa Timur diantaranya, Tanam 7000 bibit pohon di Taman Kota di Jombang, Penanaman 5000 bibit pohon di Jember dan Malang, dan puncaknya 18.000 bibit pohon yang ditanam di daerah Caruban dan beberapa daerah lain.

Setelah rangkaian acara di 5 kota besar tersebut terlaksana dengan baik, 24 Desember 2011 kemarin DPW LDII provinsi Jawa Timur mengadakan acara puncak gerakan penghijauan di desa Kresek, tepatnya di Monumen Pembantaian PKI, Madiun. Dihadiri Bupati Madiun, PWNU Jawa Timur, MUI Jawa Timur, Dekan IAIN Surabaya dan Puslit Pengembangan Perkebunan, acara berlangsung meriah, terutama saat rombongan  Bupati dengan mengendarai sepeda motor tiba di lokasi dan disambut oleh Ketua DPW LDII Jatim, Ir. Chriswanto Santoso.

Acara diawali dengan penanaman bibit pohon oleh Bupati Madiun dan Ketua DPW LDII secara simbolis sebagai tanda telah tertanamnya ribuan pohon dari rangkaian acara di 5 kota yang telah terlaksana.  Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, tanda tangan prasasti, tukar cindera mata dan rangkaian acara lainnya. Pelepasan balon dan burung merpati menjadi penutup dari acara pagi itu.

Sambutan dari MUI Jatim KH. Abdusshomad Bukhori

“Indonesia merupakan negara yang besar dan kaya, kita sebagai umat beragama jangan sampai merusak negara ini, dengan kegiatan penghijauan seperti ini, kita termasuk ikut serta membangun bangsa. ” Sepatah kata dari MUI Jatim, KH. Abdussomad Bukhori  tersebut diharapkan bisa membuat masyarakat sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan demi kelestarian negeri kita.

Menghijaukan bumi ini memanglah tak cukup hanya dengan satu aksi penanaman pohon dan tanpa ada lanjutan aksi untuk kelangsungan hidup penghasil oksigen tersebut.  Tapi paling tidak, dengan rangkaian aksi seperti ini akan membuka kesadaran masyarakat bahwa penghijauan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita tidak hanya menanam tapi juga harus merawatnya. Karena hijaunya bumi hari ini adalah investasi kita di masa depan untuk anak cucu kita.

Other articles you might like;

Check Also

Kasi Penguatan Lembaga Rehabilitasi BNNP Jatim dr. Poerwanto Setijawargo (tengah) bersama Pemuda LDII Surabaya.

BNN Gandeng Ormas Wujudkan Masyarakat Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya makin giat memerangi narkoba yang saat in menjadi momok …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *