Lunturnya Wawasan Kebangsaan, Pancasila menjadi Asing di Kalangan Generasi Muda

ldii-jatim-dan-kodam

Selasa (18/6/2013), Suasana Kekeluargaan sangat terasa di Gedung DPW LDII Provinsi Jawa Timur yang bertempat di Jl. Gayungan VII / 11 Surabaya. Hal ini pengurus DPW LDII Provinsi Jawa Timur kedatangan tamu dari Komando Resort Militer (Korem084 / Bhaskara Jaya Waru – Surabaya, yakni Lettu Dedy Rezah di temani  Serma M. Jono.

Rombongan diterima baik oleh ketua DPW LDII Provinsi Jawa Timur, Ir. H. Chriswanto Santoso, MS.c didampingi beberapa pengurus harian. Ramah tamah pun berlangsung di ruangan ketua dengan memperkenalkan satu sama lain. Didalam ramah tamah tersebut Chriswanto memaparkan Profile dan beberpa kegiatan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan beberapa kegiatan DPW LDII Provinsi Jawa Timur.

DPW LDII Provinsi Jawa Timur selama ini juga menjalin kerjasama dengan ormas-ormas lain, diantaranya dengan  MUI Provinsi Jawa Timur dan IAIN Sunan Ampel dalam  Kegerakan Penghijauan diakhir tahun. DPP LDII Pusat juga menjalin Memorandum of Anderstanding (MoU) dengan PBNU dibidang Dakwah Deradikalisasi, Pendidikan, Lingkungan Hidup dan Penaggulangan Bencana, Kedaulatan Pangan, Menjaga Tegaknya NKRI.

ldii-jatimChriswanto juga melaporkan kegiatan DPW LDII Provinsi Jawa Timur dalam dekat ini akan menyelenggarakan diklat kader pemuda Camping CAI (Cinta Alam Indonesia), adapun pesertanya sekitar 1.100 orang dari seluruh Indonesia. Adapun peserta  dari alumni-alumni pondok LDII yang berada di Provinsi Jawa Timur. kegiatan ini akan diselenggarakan mulai 1-4 Juli 2013 di Kosambiwojo Wonosalam, Jombang.

Diklat kader Pemuda Camping CAI di Wonosalam merupakan salah satu wujud LDII dalam pembinaan generasi muwaterbentuk dari perbedaan maka lahirlah Bhineka Tunggal Ika.

“Semangat Kebangsaan semakin hari semakin luntur di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Bahkan Generasi Muda sekarang sudah mulai lupa akan sejarah bangsanya sendiri, Pancasila menjadi asing, NKRI menjadi terancam. Wawasan kebangsaan harus mulai disampaikan di generasi muda, mereka tidak boleh hilang dengan sejarah bangsanya, ” Ujar Chris.

pondok-sabilurrosyidin-ldiiSebelum meninggalkan kantor, pengurus DPW LDII Provinsi Jawa Timur mengajak rombongan untuk  melihat di sekitar Pondok Pesantren Sabilurrosyidin yang bertepatan satu komplek dengan kantor DPW LDII Provinsi Jawa Timur. Pondok Pesantren Sabilurrosyidin diresmikan oleh Walikota Surabaya  Kol (purn) H. Sunarto Sumoprawiro pada tanggal 15 Mei 1997, sekarang menampung 48 santri terdiri dari 21 santri putra dan 27 santri putri dan hingga saat ini sudah meluluskan kurang lebih 500 orang mubaligh dan mubalighot.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 8.2/10 (5 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +4 (from 4 votes)
Lunturnya Wawasan Kebangsaan, Pancasila menjadi Asing di Kalangan Generasi Muda, 8.2 out of 10 based on 5 ratings