Home >> Berita LDII Surabaya >> Gema Takbir Berkumandang, Umat Muslim Raih Kemenangan

Gema Takbir Berkumandang, Umat Muslim Raih Kemenangan

sholat-ied-ldii

Gema takbir berkumandang diseluruh penjuru dunia. Umat muslim gembira suka cita menyambut hari kemenangan setelah satu bulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan bulan penuh rahmat dan ampunan. Dibukanya pintu-pintu surga dan diberikannya pengampunan bagi umat muslim  yang menjalani rangkaian ibadah di bulan suci Ramadhan dengan penuh keikhlasan.

Setelah Ramadhan berlalu maka Idul Fitri pada 1 Syawal telah mengembalikan umat muslim pada fitrahnya (kesuciannya) dimana jiwa dibersihkan oleh ibadah dan saling memaafkan.

Umat muslim berbodong-bondong  menuju masjid dan lapangan yang menjadi pusat pelaksanaan shalat Ied. Begitu juga warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kota Surabaya sekitar pukul 06.00 WIB sudah berkumpul di lapangan Thor Surabaya untuk melaksanakan shalat Ied.

Jamaah LDII shalat ied menempati shof yang sudah disediakan panitia. Takbir terus berkumandang sambil menunggu jamaah yang baru datang untuk menempati shof maupun yang masih dalam perjalanan.

Pukul 06.15 WIB Jamaah LDII sudah memadati shof dan itu tandanya sholat ied dimulai. Shalat ied dipimpin oleh ustadz Dedi Muchtar sebagai imam dan khotib. Rangkain shalat ied dilanjutkan dengan sambutan ketua DPD LDII kota Surabaya yang disampaikan dr. Riko Lazuardi. Dalam sambutannya ketua DPD LDII kota Surabaya menyampaikan makna dan hikmah ibadah puasa.

Makna dan hikmah ibadah puasa yang dapat kita petik ialah pertama, ibadah puasa merupakan Madrasah Imaniyah. Puasa merupakan sekolah keimanan bagi umat muslim. Selain menahan lapar dan haus, puasa juga melatih umat muslim untuk menumbuhkan sifat ikhlas, yakni memurnikan amalnya hanya karna Allah semata. Dan umat muslim supaya bisa menahan emosi dan dapat mengendalikan dirinya.

Yang kedua, ibadah puasa merupakan Tarbiyah Imaniyah. Puasa tidak hanya mendidik iman yang bersemayam pada diri umat muslim, namun mendidik mempunyai jiwa kepedulian (jiwa social) kepada orang lain.

Ramadhan yang kita lalui semoga mengantarkan kita pada kemenangan, kemenangan melawan hawa nafsu, kemenangan bangsa ini dalam melawan berbagai krisis, kemenangan umat muslim melawan perselisihan. Oleh karena itu mari kita jadikan ramadhan menjadi momentum untuk kembali ke Allah sehingga mencapai kemenangan yang hakiki.

Yang ketiga, Ibadah puasa merupakan Syahrul Ibadah. Bulan Ramadhan adalah bulan ibadah, bulan  yang didalamnya setiap umat muslim mempunyai kesempatan untuk meraih pahala yang sebanyak-banyaknya. Maka para Ulama selalu mengingatkan dan menegaskan untuk berlomba-lomba mencari pahala di bulan Ramadhan. Begitu halnya yang dilakukan LDII yang mempunyai program unik untuk mengajak warganya, yakni program Lima Sukses di bulan Ramadhan.

Program Lima Sukses di bulan Ramadhan yakni meliputi sukses puasa Ramadhan, sukses shalat tarawih, sukses tadarus Alquran, sukses iktikaf dan lailatur qodar, dan sukses zakat fitrah.

Setelah Ramadhan kita akhiri, bukan berarti berakhir sudah ketaqwaan kepada Allah SWT, tapi justru tugas berat umat muslim  untuk membuktikan keberhasilan ibadah Ramadhan itu dengan peningkatan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Akhirnya, segenap ulama, pengurus dan keluarga besar DPD LDII kota Surabaya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H. Taqobbalallahu minna waminkum, semoga Allah SWT selalu melimpahkan hidayah dan pertolonganNya kepada kita semua. Amiin.

Other articles you might like;

Check Also

Ki-ka : Ketua MUI Kenjeran K.H Abdul Manan, Ketua PC LDII Kenjeran Agus Jatmiko, Sekretaris PC LDII Kenjeran Rachmat Cahyono.

Silaturahim PC LDII Kenjeran dengan Ketua MUI

Pengurus PC LDII Kenjeran melakukan silaturahim dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kenjeran di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *