Home >> FAQs >> Apakah Warga LDII Merasa Benar Sendiri ?

Apakah Warga LDII Merasa Benar Sendiri ?

Jawaban : Tidak benar. Warga LDII tidak merasa benar sendiri, karena kebenaran itu ada di tangan Alloh.  Siapapun yang di dalam beribadahnya berpedoman pada Al-Qur’an dan Al-Hadits, walaupun dari golongan manapun, tetap dijamin kebenarannya.

Other articles you might like;

Check Also

Masjid LDII Jika Dimasuki Orang Lain, Kemudian Lantainya Dicuci?

Jawaban : Tidak Benar. Jika isu itu benar, logikanya adalah daripada harus membersihkan lantai setelah …

4 comments

  1. Yang bener sak pol-pole bener itu berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits atau Qur’an-Hadits Jama’ah (QHJ) yach???

  2. sejak awal gw dan kel ngaji sampai saat ini, demi Allah gw ama keluarga kaga pernah merasa paling benar, justru gw paling keqi n sebel klo ada jemaah LDII yang merasa n menyatakan paling benar…tengil amat lu (kata gw dalam hati)…gw dan keluarga hanya merasa klo gw udah benar njalanin ni ibadah dengan cara berjamaah seperti di LDII karena udh sesuai dengan Qur’an dan Hadits, titik!

  3. Menafsirkan Al Quran dan Hadist secara sendiri, tanpa merujuk/mengikuti ulama – ulama dahulu ya sama juga bohong. Sebab kita ini hidup bukan di jaman Rosululloh. Jadi perlu merujuk ulama, ojo sak karepe dewe broo….

    • ya benar pak raden kalau qt menafsirkan sendiri maka tdk diperkenankan karena berbahaya bid’ah dll. oleh karena itu di pengajian LDII tdk ada yg hny berdasarkan cetakan quran atau hadist tafsir namun di setiap pengajian LDII ada mubalegh/ulama yg mengajarkan tafsir quran hadist sesuai dg kemangkulan yg di dapatkan dari guru-guru/ulama sebelumnya. Dan ulama di LDII spt syeikh abdul aziz dan syeikh kholil berguru langsung ke Ma’had yg ada di Mekah dg tujuan utk memurnikan ajaran islam sesuai Quran Hadist dari pusat ilmu agama islam dr jaman Nabi Muhammad SAW.

      Ormas ldii selalu mengajarkan dg dasar rujukan dari ulama’ besar spt yg ada di Hadist sohih bukhori, muslim, nasa’i, ibnu majah, at termidzi dan tafsir quran hadist yg berasal dari ulama besar mekah al mukaromah. Perpustakaan ilmu LDII bisa juga di lihat di pondok burengan kediri sbg pusat pendidikan para ustad/ustadzah yg di amal solihkan utk mengajar di setiap masjid ldii.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *